Ruangan Impian

curhat No Comments »
Cita-cita adalah pokok bahasan paling menyenangkan untuk saya. Saya bisa membuat berlembar-lembar tulisan hanya untuk bercerita tentang cita-cita saya. Cita-cita adalah semua mimpi-mimpi yang sedapat mungkin harus saya wujudkan menjadi nyata. Dua sisi mata uang yang tidak dapat terpisahkan, demikian saya merepresentasikan diri saya dengan cita-cita.

Menghadiahkan sebuah rumah untuk keluarga adalah salah satu dari ribuan cita-cita yang saya miliki. Sudah berpuluh-puluh tahun, saya, Ibu, dan kedua adik saya tinggal di rumah peninggalan Eyang. Usianya sudah nyaris sama dengan usia Ibu saya, 45 tahun. Rumah ini tidak dibangun dengan menggunakan semen, tapi menggunakan kapur. Antara semen dan kapur, saya tidak tahu materi mana yang lebih baik untuk membangun sebuah rumah. Apa pun itu, kualitas rumah berusia separuh baya tidak akan sama dengan rumah berusia remaja apaupun materi yang digunakan untuk membangunnya. Jika mengapur dinding rumah yang selalu menguning setiap tahunnya tidak digolongkan pada apa itu yang disebut renovasi, maka jelas sudah bahwa rumah ini sudah sangat tua dan belum pernah direnovasi sama sekali.

Oiya, saya lupa bilang kalau rumah ini beralamat di Matraman Jakarta Timur, kawasan yang tersohor karena tidak pernah absennya banjir setiap musim hujan tiba. Tidak perlu menunggu hujan deras yang mampir berlama-lama, hujan biasa yang mampir sebentar saja bisa membuat kami kelimpungan karena takut lupa menaikkan kompor, kipas angin, karpet, setrika, kasur lipat, atau apapun yang tergeletak di lantai. Beruntung kami tidak punya mesin cuci atau pun kulkas, jadi tidak terlalu repot jika keadaan memaksa kami untuk mengungsi. Ibu tidak pernah mau dibelikan karena takut kebanjiran. Benar saja, rumah kami memang langganan setia banjir. Rumah ini dibangun lebih landai dari rumah-rumah tetangga di kanan-kiri rumah kami. Itulah sebabnya rumah kami selalu jadi rumah pertama yang kebanjiran sebelum rumah-rumah yang lainnya. Untungnya kami punya sebuah kamar kecil di loteng atas rumah kami. Kamar di loteng itu kami gunakan jika air sudah sampai pinggang atau dada.

Tapi bagaimanapun keadaan rumah kami, kami tetap bersyukur. Paling tidak, tidak seperti pendatang Jakarta yang lainnya, kami tidak perlu repot-repot bayar uang sewa rumah. Tapi beberapa bulan terakhir, saya selalu dibuat cemas setiap kali mendapati ibu sedang diam-diam menatap atap rumah kami. Matanya nanar, seperti khawatir pada sesuatu. Memang, atap rumah kami sudah lumayan rapuh. Bocor dimana-mana. Di ruang tamu, dapur, dan kamar tidur. Kekalutan yang dirasakan ibu adalah takut jika tiba-tiba atap rapuh itu roboh dan menimpa kami yang sedang tidur lelap. Memang terdengar sedikit mengada-ada dan berlebihan. Bukan itu yang saya cemaskan, saya justru cemas pada ibu.

Rumah kami masih belum memungkinkan untuk diperbaiki dalam waktu-waktu dekat ini. Kami harus menabung dulu karena memperbaiki rumah membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Sungguh, dengan tidak mengurangi rasa syukur saya. Penghasilan saya yang relative lumayan besar sekalipun untuk seorang lulusan SMK masih belum cukup untuk memperbaiki rumah kami.

Tiba-tiba saja, hadiah utama berupa satu lantai atas dari kompetisi ini menghadirkan impian baru bagi saya. Ruangan Impian. Ruangan yang akan memberikan saya rasa aman dan nyaman selagi saya mengejar cita-cita saya yang lain. Saya sangat berharap bisa menjadi pemenang dalam Hebel Blog Competition ini. Sungguh, sebetulnya saya maulu melakukan ini. Karena jika ditilik lebih teliti, banyak pihak yang lebih membutuhkan bantuan ketimbang saya. Tapi saya hanya sedang mencoba peruntungan saya. Semoga saja kompetisi ini bisa menjadi jembatan rezeki bagi kami dan rumah tua tercinta kami, meski tidak diperbaiki, paling tidak kami bisa memiliki tempat berlindung yang lebih aman dan nyaman saat banjir datang, dan ibu tidak perlu mencuci pakaian atau pun mencari sarapan pagi-pagi lagi karena kami akan punya tempat yang aman jika kami membeli mesin cuci dan kulkas untuk menyimpan bahan makanan nanti. Dan yang lebih menggembirakan lagi, jika memang saya menjadi pemenang utama, saya tidak perlu merasa khawatir karena Hebel adalah beton yang tetap ringan dan kuat. Hebel tidak akan memberikan masalah pada dinding rumah saya yang memang juga sudah rapuh. Senangnyaaa… Semoga beneran kejadian.. Amin

Ternyata Jobless itu ngga enak yah..

curhat No Comments »
Pengangguran. Status saya sekarang adalah pengangguran. Padahal seorang teman sudah mewanti-wanti saya untuk tetap mencari pekerjaan cadangan mendekati selesainya masa kontrak di tempat saya bekerja sekarang. Tapi karena termakan janji manis Si Pak Boss yang menawarkan posisi di project berikutnya, saya merasa sudah aman karena wacana perpanjangan kontrak dan negosiasi ulang sudah di genggaman tangan. Saya tidak benar-benar serius mencari pekerjaan baru.

Siapa yang menyangka ternyata project baru yang dijanjikan itu masih dalam pergumulan yang sangat alot dan belum mutlak positif. Sekarang saya tidak punya kontrak dan tidak punya pekerjaan. Tidak ada yang menggaji saya sekarang. Sekarang saya bingung, kelimpungan, sudah menyebar CV kemana-mana tapi belum ada respon satu pun.

Astaghfirullah.. pengalaman ini mengingatkan saya untuk lebih banyak beristighfar daripada terus mengeluh dan melenguh. Saya baru sadar kalau ternyata saya ini adalah orang yang sombong. Ya Allah, mudah-mudahan saya salah. Mudah-mudahan saya bukan orang yang sombong. Saya hanya si bandel, si khilaf, yang cukup disentil dan diingatkan saja. Dan saya sekarang sudah menyadari kesalahan saya. Ternyata mencari pekerjaan itu ngga selamanya mudah. Dan jadi pengangguran itu ngga enak banget. Ya itulah positifnya. Saya banyak belajar dari hal ini. Banyak sekali. Saya harus banyak bersyukur terhadap pekerjaan yang saya miliki, saya tidak tahu betapa nikmatnya memiliki pekerjaan sebelumnya, tapi sekarang saya tahu karena saya sudah merasakan tidak enaknya menjadi pengangguran. Saya juga harus mulai menabung, karena sewaktu-waktu (mungkin lain kali) saya akan mengalami hal ini lagi. Saya tidak ingin jadi pengangguran yang lantas menjadi benalu bagi orang-orang di sekitar saya.

Ya Allah, berikanlah aku pekerjaan. Jadikanlah penghasilan dari pekerjaanku itu barokah dan bermanfaat, tidak hanya buat aku, tapi buat keluarga, kerabat, dan orang-orang di sekitarku. Alhamdulillah karena aku merasa Kau masih sangat sayang padaku, masih mau mengingatkan aku melalui kejadian ini, tapi jangan terlalu lama Ya Allah,,, Pliiiis,,,

Cewek Hadiah

curhat 3 Comments »

Aku punya predikat baru sekarang. Cewek hadiah. Rio, salah satu temanku yang mendedikasikan nama itu buatku. Ehmm.. Tadinya sih aku merasa risih, tapi kalo dipikir-pikir emang iya juga sih.. Bentar aku mau mereview hadiah-hadiah apa aja yang pernah aku dapet..

1.Pertama kali aku dapet hadiah adalah ketika aku duduk di bangku kelas 3 SLTP. Ketika itu aku mendapat hadiah berupa uang sebesar tiga ratus ribu rupiah karena aku berhasil menjadi juara tiga dalam English Grammar Competition.

2.Aku pernah mendapatkan uang 75.000 dari kuis TTS di majalah Hidayah.. hahaha.. betul-betul iseng-iseng berhadiah..

3.Aku pernah mendapatkan tas Sophie Paris karena komentarku dimuat di majalah CitaCinta

4.Aku pernah mendapatkan tas Ouval Research (masih dari majalah CitaCinta) saat hadir di acara reader gathering nya.

5.Aku mendapatkan Buku ke-7 Harry Potter and the deathly Hallows di hari pertama launchingnya. Sayang masih dalam bahasa inggris. Jadi sampe sekarang belum aku baca. Oiya, hadiah ini juga masih dari majalah CitaCinta.

6.Aku dapat honor 300rb karena tulisan ku dimuat di majalah CitaCinta. Senangnya.. dari situlah aku percaya kalau aku punya bakat menulis

7.Aku mendapatkan hadiah berupa Handphone Nokia 2630 dari Detikinet Forum dalam kontes foto tahap I. Handphone nya aku jual ke saudara dengan harga 700rb.

8.Tidak lama berselang, aku mendapat hadiah yang sama yaitu Nokia 2630 dari Detikinet Forum dalam kontes foto tahap II (dengan user name berbeda tentu saja..hehehe). Untuk kali ini, hadiahnya aku berikan kepada adikku.

9.Kontes foto detikinet itu ada tiga tahap, ada satu grandprize. Alhamdulillah.. grandprize nya lagi2 aku yang dapat.. BlackBerry 8707v. Karena kurang cocok, aku jual BB itu ke temen. Lumayan dapat 1.5Jt

10.Dan yang terakhir ini, yang membuatku mendapat julukan cewek hadiah, adalah handphone LG KC550 yang baru saja aku dapat karena tulisanku yang bertajuk “Because he saw me when I was invisible” berhasil menjadi juara kedua dalam Blog Competition yang disponsori oleh Pond’s.

Ffuuiih..melelahkan juga yah ternyata..Alhamdulillah.. Aku sangat bersyukur atas semua rezeki itu. Dan maaf teman-teman kalau keberuntunganku ini membuat kalian sedikit merasa iri..hehehe.. Tenang2x.. rejeki itu sudah ada yang mengatur..ndak akan salah alamat.. ^_^V

I Love My Blog

curhat No Comments »
Geuleuh.. meuni geuleuh pisan euy.. Mungkin reaksi seperti itu yang akan muncul dari orang yang membaca blog saya. Sebagian besar isinya bercerita tentang hal-hal picisan yang mengundang banyak sudut pandang negative tentang diri saya. Mohon maaf, bukan bermaksud berprasangka buruk. Saya hanya sedang mencoba memaparkan pandangan objektif saya tentang blog saya sendiri. Karena terus terang, saya pun akan mengangkat sebelah alis jika saya membaca artikel bertema cinta. Ffuuhh.. cinta.. saya bukan mereka yang memuja dan mengagung-agungkan cinta. Apalagi jika cinta itu mulu terhadap lawan jenis saya, laki-laki.

Serba salah. Itulah yang saya rasakan sekarang. Ketika saya mencoba berbagi kisah-kisah patah hati saya, mencoba bercerita tentang perasaan-perasaan saya, tentang bagaimana cara saya memandang masalah-masalah cinta saya.. Tentang betapa putus asanya saya untuk urusan cinta.. Tidak sedikit yang memberi masukan..
“Sudahlah izz.. Jodoh sudah ada yang mengatur.. nanti juga datang sendiri kalau sudah waktunya..” *saya suka comment yang ini..motivatif..*
“Ya Ampuuun Aizz.. udah ngebet banget yah??” *duuuh..plis deeh..ga enak didenger banget siih..*
“Ah izz.. Jangan terlalu pilah pilih laaah..” *haloooo..!! Gimana mao milih kalo pilihannya aja ngga ada.. Lagipula, selekif itu ngga salah kaan??*
“Ya udahlah Aizz.. Life is not merely about love.. Kamu masih muda.. Disia-siakan cowok yang gampang kepincut soal fisik sih ga ada ruginya.. Personality trait itu jauh lebih penting.. Stupid banget itu cowok.. Tapi lain cerita kalo kamu ga bisa ngambil hati cowok yang kamu anggep Mr Right.. Itu artinya kamu yang belum cukup baik buat dia. Tapi kamu masih punya waktu untuk belajar berubah kok.. Semangaat.. ^_^” *that’s one of other million reasons why I do really love my Mother*

Jangan pernah peduliin komentar orang yang mematikan kamu untuk menulis. Tulis apa yang kamu rasakan, kamu pikirkan, tuangkan semua gagasan dan pendapat kamu ke dalam tulisan. Tulislah kisah-kisah inspiratif kamu.. Senang, sedih, jatuh cinta, patah hati.. itu adalah perasaan manusiawi yang memanusiakan manusia..
I Love My Blog.. Blog saya adalah dunia saya.. Blog saya adalah tempat saya bercerita.. Meskipun kadang-kadang bisa jadi boomerang.. Tapi itu bukan masalah besar bagi saya..


Theme & Icons by N.Design Studio.
Entries RSS Comments RSS Log in