Doa

poem No Comments »

Allah..
Jadikan ramadhan kali ini berkah
Bagi aku, orang tuaku, teman-temanku,
Semua hamba-Mu yang berpuasa dan senantiasa beribadah karena-Mu

Allah..
Ajari aku merindu
Bimbing aku bersimpuh
Tumbuhkan rasa cintaku untuk-Mu dan Muhammad
selalu bersalawat pada Rasul terkasih-Mu

Allah..
Aku ingin mencintai-Mu melebihi rasa cintaku pada makhluk-Mu
Teladani jejak Rasul yang begitu mengasihi kami umatnya
Tuntun aku Allah..
Karena hanya Engkaulah Dzat sang Maha Pembolak balik hati

Allah..
Jaga aku
Jaga hatiku
Jaga pandanganku
Jaga pendengaranku
Jaga tutur kataku
Agar tak ada lagi yang tersakiti karena perbuatanku

Allah..
Bimbing aku untuk senantiasa bersyukur atas semua karunia-Mu
Selesaikan perkara ikhlas yang sampai saat ini bergumul dalam hatiku
Tanamkan padaku bahwa rizki jodoh hidup dan mati adalah urusan-Mu

Allah..
Hilangkan iri dengki dari hati ini
Rubah semua menjadi motivasi
Evaluasi tuk selalu tingkatkan kualitas diri

Allah..
Jangan biarkan aku terjerumus dalam dosa
Entaskan aku jika terlanjur berada di dalamnya

Allah..
Ampuni semua dosaku
Bukakan pintu ampunan-Mu
Sayangi aku
Selamatkan aku dari siksa dunia dan api neraka
Naudzubillah..

Finally I Realize..

poem No Comments »

I’ve realized that I couldn’t insist someone to love me
All I can do is beeing someone who could be loved
The result is up to them

I’ve realized that no matter how much I care
Some people just ignore it and don’t care back

I’ve realized that it takes years to built a trust
and only second to destroy it

I’ve realized that the secret of to be special is
I have to believe that I’m special
that’s all

I’ve realized that I shouldn’t have compared myself
to the best others can do,
All I need is just do the best as possible as I can do

I’ve realized that it’s not how to love a perfect person
But how to love an imperfect person perfectly

I’ve realized that it’s not about how much I have in this world
But what I have done to those

Zakat Yuuk..

Religi No Comments »

Nggak berasa yah, ternyata bulan Ramadhan udah mau selesai aja. Padahal sepertinya baru kemarin kita umat islam mulai menjalankan ibadah puasa. Satu hal yang sangat lekat dengan moment Ramadhan namun kadang sering dilupakan adalah Zakat. Terlepas dari zakat fitrah, ada zakat harta juga lho.. Kewajiban bagi setiap muslim untuk memberikan 2.5% dari harta yang dimiliki apabila hartanya telah mencapai nisab. Apakah jumlah harta yang kita miliki sudah mewajibkan kita untuk mengeluarkan zakat? Atau mungkin meski pun belum memiliki kewajiban, namun kita tetap ingin memberikan 2.5% dari harta kita kepada yang lebih berhak memilikinya? Berikut adalah sebuah file excel yang (mudah-mudahan) dapat membantu anda mengatasi kebingungan dalam mengkalkulasi besarnya nominal zakat yang harus dikeluarkan. Download

Mudah-mudahan bermanfaat yah.. “(n_n)”

Rahasia Sedekah

Religi No Comments »
Subhanallah.. segala puji bagi Allah..
Justify Full
Kemarin aku mengalami sebuah moment spritual yang benar-benar membuat aku merinding. Waktu itu aku baru saja keluar dari sebuah rumah makan padang dekat kantor ku (kebetulan aku memang sedang berhalangan untuk puasa). Tiba-tiba ada seorang bapak tua yang menghampiriku dan menanyakan kemana arah Pulogadung. Dia bilang dia mau jalan kaki ke sana.. Sedang tempat kami berada saat itu adalah di daerah Kuningan. Lumayan tidak masuk akal jika harus ke Pulogadung dengan berjalan kaki. Tapi entah angin apa yang merasuki aku. Aku merasa iba dan tanpa pikir panjang segera menyerahkan pecahan sepuluh ribuan kepada orang itu. Aku mengantarnya sampai ke jalan raya, dan sembari berjalan kami banyak berbincang. Dia bilang, dia hendak mencari anak perempuannya yang bekerja di daerah Pulogadung. Dia menunjukkan kartu identitasnya padaku. Namanya Pak Niman dari Pacitan Jawa Timur. Aku mewanti-wantinya untuk menggunakan uang yang ku berikan untuk naik angkot. Sesampai di jalan, aku menghentikan metromini 640 ke arah Tanah Abang dan meminta kondekturnya untuk menurunkan Pak Niman di halte Tosari. Aku sudah bilang pada Pak Niman kalau dari Tosari dia bisa naik Patas AC 16 atau 08 ke arah Pulogadung.

Setelah mengantar Pak Niman, aku kembali ke kantor dengan perasaan campur aduk. Allah, apa aku sudah melakukan hal yang benar? Atau justru malah kali ini aku kena tipu (lagi)? Wallahualam..  Aku menepis rasa sesal itu dan mencoba berpikir positif. Dengan atau tanpa uang sepuluh ribu itu toh aku masih jauh lebih beruntung dari Pak Niman, kelak Allah akan membalas perbuatanku jika suatu hari aku tersesat dan benar-benar tak punya uang (naudzubillah).. akan ada orang yang mempercayai aku dan menolong aku, semoga uang itu bisa bermanfaat buat Pak Niman. Sampai sore aku masih bergulat dengan perasaanku. Ternyata susah sekali yah belajar tulus dan ikhlas.

Sampai ketika sorenya aku dikejutkan oleh sebuah kabar gembira. Aku mendapat kabar kalau aku memenangkan sebuah ponsel nokia dari sebuah Kontes Foto yang aku ikuti di sebuah forum diskusi internet. Alhadulillah.. senangnya.. Allah talah membuka mata dan hatiku tentang betapa besarnya rahasia kekuatan sedekah. Sedekah tidak akan mengurangi harta kita, justru sebaliknya.. sedekah membuatnya semakin berkah dan bertambah (Insha Allah)


Theme & Icons by N.Design Studio.
Entries RSS Comments RSS Log in